Sinyal – Persib Bandung sukses mengamankan kemenangan 2-1 atas Manila Digger dalam laga playoff AFC Champions League (ACL) 2 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Rabu (13/8). Meski lolos ke fase grup, kemenangan ini belum sepenuhnya memuaskan pelatih maupun pemain.
Pertandingan berlangsung ketat sejak awal. Persib unggul lebih dulu lewat gol bunuh diri kiper Manila Digger di babak pertama. Namun, keunggulan itu sirna ketika Modou Joo menyamakan skor pada menit ke-66. Gol penentu kemenangan Maung Bandung lahir dari aksi striker Uilliam Barros di menit ke-73, memastikan langkah Persib ke ACL 2 untuk musim kedua secara beruntun.bacajugaIdolakan Zlatan Ibrahimovic, Benjamin Sesko Ingin Sukses di Manchester United
Beban Jadwal dan Performa yang Belum Optimal
Pelatih Persib, Bojan Hodak, mengakui timnya tampil kurang maksimal. Dalam 11 hari terakhir, Persib harus melakoni tiga pertandingan berat, yang memengaruhi kebugaran pemain.
“Pertandingan yang sangat sulit. Tiga bek kami bermain baik, Lucho (Luciano Guaychocea) juga tampil bagus. Berguinho dan Wiliam (Marcilio) sedikit cedera, tapi Wiliam bisa lebih baik di babak kedua. Namun, keduanya belum berada di level terbaik,” ujar Hodak.bacajugaSkore bola : Newcastle United (2) Vs Manchester United (0)
Meski begitu, Hodak tetap memuji Barros yang menjadi penentu kemenangan.
“Tugas striker adalah mencetak gol, dan ia melakukannya,” tambahnya.
Pemain Juga Merasa Kurang Puas
Gelandang Marc Klok menyuarakan pandangan serupa. Ia menilai tim seharusnya bisa bermain jauh lebih baik.
“Untuk pertandingan sendiri saya tidak terlalu menikmati. Saya tahu kualitas tim ini, kita bisa bermain lebih baik. Semua pemain tidak senang,” ucap Klok.
Meski kurang puas, Klok tetap menekankan pentingnya hasil akhir. Kemenangan ini memastikan Persib mengamankan satu tempat di fase grup ACL 2, menjaga konsistensi mereka di kompetisi tersebut selama dua musim berturut-turut.
“Kami punya standar bermain di level atas dan ingin terus bermain di standar itu,” tuturnya.
