Jangan Tunggu Botak! Ini Usia Ideal dan Tanda-Tanda Ban Motor Harus Diganti

sinyal – Ban motor adalah salah satu komponen penting dalam menjaga keselamatan berkendara. Meski banyak pengendara menunggu ban benar-benar habis atau “botak” sebelum mengganti, nyatanya ban memiliki usia pakai dan masa kedaluwarsa tertentu.

Dilansir dari Planet Ban, rentang ideal penggunaan ban motor adalah 10.000 hingga 20.000 kilometer. Namun, selain jarak tempuh, ada beberapa indikator lain yang menunjukkan bahwa ban sudah waktunya diganti.

  1. Tapak Ban Menipis

Indikator paling umum adalah keausan pada tapak ban. Saat tapak menipis, daya cengkeram ke jalan akan berkurang drastis. Hal ini dapat menyebabkan:

Pengereman kurang optimal

Motor jadi tidak stabil

Risiko selip meningkat

Periksa Tread Wear Indicator (TWI) — tonjolan kecil di alur ban. Jika permukaan ban sudah sejajar atau sangat dekat dengan TWI, maka ban harus segera diganti.baca jugaLegenda Kembali: Yamaha RX King 2024 Dengan Fitur Modern

  1. Retakan atau Benjolan

Retakan kecil atau benjolan di ban bisa timbul karena usia ban, medan ekstrem, atau terkena benda tajam. Kondisi ini sangat berbahaya karena dapat menyebabkan ban pecah saat motor melaju kencang atau menikung tajam.

  1. Usia Ban Lebih dari 5 Tahun

Walaupun jarang dipakai dan tapaknya masih terlihat bagus, ban motor yang sudah berusia lebih dari lima tahun sebaiknya diganti. Seiring waktu, material ban akan:

Mengering

Kehilangan elastisitas

Menjadi getas dan mudah pecah

Ban yang kering atau memudar warnanya adalah tanda material sudah menurun kualitasnya dan tak lagi aman digunakan.baca jugaMOTOR MOGOK DI TENGAH BANJIR, POLISI KEDIRI KOTA LANGSUNG BERAKSI

  1. Kerusakan Struktural atau Tambalan Berulang

Jika ban mengalami kerusakan parah seperti sobekan besar atau harus ditambal berulang kali, itu tanda bahwa ban sudah tidak layak pakai. Kerusakan struktural dapat mengganggu integritas ban dan meningkatkan risiko kecelakaan.

Exit mobile version