Sinyal – Huawei semakin mantap membawa seri flagship terbarunya, Huawei Pura 80, ke pasar Indonesia. Model reguler ini resmi lolos sertifikasi TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri) dengan nilai 37,28 persen, menyusul varian Pura 80 Pro dan Pura 80 Ultra yang telah lebih dulu mendapatkan sertifikat.
Pantauan di situs resmi P3DN Kementerian Perindustrian, perangkat dengan nomor model HED-LX9 sudah memenuhi syarat TKDN. Sementara dua model lainnya juga telah mengantongi sertifikat postel dari Kominfo, memberi sinyal kuat bahwa ketiganya akan diluncurkan bersamaan di Tanah Air.bacajugaBelum Ada Harga, Xpeng P7 Terpesan 10 Ribu Unit Hanya dalam 6 Menit
Seri Pura 80 sebelumnya debut di Bangkok, Thailand, pada 22 Juli 2025, mencuri perhatian lewat desain premium dan kemampuan kamera yang menonjol, khususnya pada varian Ultra.
Fitur unggulan Huawei Pura 80 Ultra meliputi:
Kamera telefoto ganda dengan zoom optik 3.7x dan 9.4x.
Sensor ultra besar 1/1.28 inci dengan transisi zoom mulus.
Kamera makro telefoto dan Ultra Chroma untuk detail tekstur dan warna akurat.
Sistem kamera terdiri dari 143 komponen dengan proses produksi presisi lebih dari 150 tahap.
Layar dan lensa dilindungi Crystal Armour Kunlun Glass generasi ke-2 yang tahan jatuh hingga 25 kali dan tahan gores 16 kali.
Huawei juga membekali perangkat ini dengan teknologi AI canggih, seperti AI Messaging, AI Gesture Control, dan AI Best Expression, yang membuat pengalaman penggunaan lebih intuitif dan aman.bacajugaCara Sembunyikan Foto dan Video Sensitif di Android Tanpa Aplikasi Tambahan
Meski tanggal peluncuran resmi di Indonesia belum diumumkan, kehadiran model reguler diyakini akan menyasar konsumen yang menginginkan ponsel flagship dengan harga lebih terjangkau dibanding Pro dan Ultra.












