Jakarta – Semua BUMN di Indonesia sedang berubah, dan salah satu faktor utama perubahan itu adalah fiber optik. Telkom telah mengumumkan rencana untuk membuat mesin duit baru dengan mengkonsolidasikan aset fiber optik semua BUMN di bawah InfraNexia.
Direktur Utama TelkomGroup Dian Siswarini menjelaskan bahwa konsolidasi ini adalah arahan dari Danantara, dan fokus utama tahun ini adalah membuat InfraNexia menjadi fiberco yang mumpuni.
Menurut Budi Satria Dharma Purba, Direktur Wholesale & International Service Telkom, spin-off bisnis fiber optik Telkom ke InfraNexia diharapkan meningkatkan pendapatan dari jasa fiber optik untuk pihak ketiga menjadi 25-40 persen.
Mesin duit baru ini diharapkan menjadi sumber kekayaan baru untuk semua BUMN yang berpartisipasi dalam konsolidasi aset fiber optik.












