PALEMBANG — Polisi Sumatera Selatan memobilisasi lintas instansi dalam rangka antisipasi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang diprediksi meningkat pada tahun 2026 akibat fenomena El Nino Godzilla,» (14/4/2026).
Mobilisasi ini melibatkan ratusan personel dari berbagai instansi, termasuk polisi, BPBD, DLH, dan Dinas Kehutanan. Mereka dikumpulkan untuk patroli terpadu dan pemantauan titik-titik rawan karhutla di wilayah Sumatera Selatan.
Ratusan Titik Panas Terdeteksi
Berdasarkan data Triwulan I Tahun 2026, ratusan titik panas telah terdeteksi dengan luas lahan terbakar puluhan hektare. Angka ini meningkat dibanding periode yang sama tahun sebelumnya, menandakan bahwa potensi karhutla 2026 harus diwaspadai.
Patroli Terpadu
Kapolda menyebutkan bahwa patroli terpadu akan diperkuat, terutama di areal lahan gambut yang memiliki risiko tinggi. Kami tidak akan tunggu kejadian. Pencegahan adalah kunci,ertegasnya.








