Berita  

21 Tahun – Akpol 2004 Tatag Trawang Tungga, Soliditas dan Kekeluargaan Terus Dijaga untuk Negeri

Perjalanan Panjang 21 Tahun Akpol 2004: Dari Pendidikan hingga Pengabdian untuk Negeri

Palembang – Akademi Kepolisian (Akpol) angkatan 2004 yang tergabung dalam paguyuban Tatag Trawang Tungga memperingati usia pengabdian ke-21 pada 16 Desember 2025. Momentum ini dimaknai sebagai refleksi perjalanan panjang pengabdian para perwira Polri lulusan Akpol 2004 dalam menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di berbagai wilayah Indonesia.

Menginjak usia lebih dari dua dekade pengabdian, Akpol 2004 meneguhkan kembali komitmen kebersamaan dengan mengusung semangat “Dengan Rasa Kekeluargaan, serta Solidaritas dan Soliditas untuk Pengabdian kepada Bangsa dan Negara Menuju Indonesia Emas”. Nilai-nilai tersebut tumbuh dan terjaga seiring perjalanan panjang penugasan yang dijalani masing-masing anggota angkatan di berbagai satuan dan wilayah tugas.

AKBP Listiyono Dwi Nugroho, perwira lulusan Akpol 2004 yang saat ini menjabat sebagai Wakil Direktur Reserse Kriminal Khusus (Wadir Reskrimsus) Polda Sumatera Selatan, menuturkan bahwa usia pengabdian ke-21 menjadi ruang refleksi bagi seluruh angkatan untuk menilai kembali komitmen moral dan profesionalisme dalam menjalankan tugas kepolisian.

“Tatag Trawang Tungga bukan sekadar ikatan angkatan, tetapi ruang kebersamaan yang terbangun melalui perjalanan panjang pengabdian. Kekeluargaan, solidaritas, dan soliditas menjadi kekuatan utama kami dalam menjalankan tugas untuk bangsa dan negara,” ujar AKBP Listiyono Dwi Nugroho.

Sejak dilantik pada 16 Desember 2004, para perwira Akpol 2004 telah menempuh perjalanan panjang penugasan dengan mengemban berbagai fungsi strategis di lingkungan Polri, mulai dari bidang operasional, pembinaan, hingga pelayanan kepada masyarakat. Dinamika tugas dan tantangan di lapangan menjadi bagian dari proses pembentukan karakter, kepemimpinan, dan integritas sebagai insan Bhayangkara.

Dalam perjalanan panjang tersebut, nilai kebersamaan Akpol 2004 juga diwujudkan melalui kontribusi nyata bagi institusi. Salah satunya adalah pembangunan Gedung Tatag Trawang Tungga yang saat ini difungsikan sebagai Gedung SiPropam Polres OKU Selatan. Gedung tersebut menjadi simbol komitmen dan kepedulian Akpol 2004 dalam mendukung penguatan fungsi pengawasan serta penegakan disiplin di tubuh Polri.

Doc : Peletakan Batu Pertama Gedung Tatag Trawang Tungga (gedung propam) di Polres OKU Selatan
Doc : Gedung Tatag Trawang Tungga Propam Polres OKU Selatan
Doc : Gedung Tatag Trawang Tungga Propam Polres OKU Selatan

Melalui paguyuban Tatag Trawang Tungga, Akpol 2004 terus menjaga komunikasi, memperkuat sinergi, serta merawat nilai-nilai luhur Tribrata dan Catur Prasetya sebagai pedoman dalam setiap pelaksanaan tugas. Kebersamaan yang terbangun tidak bersifat seremonial, melainkan hadir dalam bentuk dukungan moril, kepedulian sosial, dan rasa sepenanggungan antar sesama anggota angkatan.

Memasuki usia pengabdian ke-21, Akpol 2004 menegaskan komitmennya untuk tetap profesional, humanis, dan berintegritas, sejalan dengan transformasi Polri yang Presisi serta cita-cita besar bangsa menuju Indonesia Emas 2045.

Dengan perjalanan panjang pengabdian yang telah dilalui, Tatag Trawang Tungga berkomitmen untuk terus menjaga soliditas dan kekeluargaan sebagai kekuatan moral dalam mengabdi kepada masyarakat, bangsa, dan negara.